Tragedi Petasan Desa Semingkir Randudongkal Pemalang Mirip Bom

Ramadan main petasan itu biasa-biasa saja di Indonesia, apalagi kalau di tanah jawa seperti sudah menjadi budaya turun temurun disaat bulan puasa Ramadhan tiba. Petasan yang dipakai pun dibeli diwarung dengan harga relatif murah, karena ukurannya kecil dan sekedar petasan mainan anak-anak. Lantas bagaimana jika saat Ramadhan bikin petasan dengan ukuran jumbo super besar ?

Banyak orang tak menghiraukan larangan bermain petasan. Bahkan, korban yang sering berjatuhan tak membuat anak-anak takut bermain bahan peledak ini.

Pada Rabu 7 Agustus lalu, Ahmad Muhtohar, seorang bocah Warga Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah, tewas setelah terkena ledakan mercon raksasa. Detik-detik meledaknya mercon itu terekam kamera dan diunggah ke laman YouTube.

Berdasarkan video yang diunggah pada 8 Agustus itu, Muhtohar dan beberapa bocah bermain mercon di sebuah tanah lapang. Ukuran mercon itu memang tergolong besar. Tingginya saja hampir sama dengan tinggi bocah-bocah itu.

Bocah-bocah itu mengerumuni mercon yang didirikan di tengah tanah lapang itu. Setelah siap, sebagian dari mereka menjauh dari mercon itu. Sumbu mercon pun disulut. Dor... Mercon itu meledak, kertas berhamburan, dan asap menyebar ke segala penjuru.

Namun, orang-orang di sekitar tanah lapang itu tidak hanya kaget karena suara mercon yang memang keras. Mereka lebih kaget saat melihat Muhtohar dan seorang bocah lainnya terkapar, berselimut kertas dan asap mercon itu.

Tubuh Muhtohar dan seorang bocah lainnya terpental beberapa meter dari mercon yang meledak itu. Muhtarom tewas di tempat, sementara satu bocah lainnya terluka.


Video Kejadiannya ini.






Untuk gambar dari korban petasan sebagai berikut


s

Masih mau mainan dan bikin petasan jumbo ? please dech dari pada uang di bakar mending uang buat sedekah atau infaq di masjid itu sudah pasti dapat ganti yang berlipat oleh Allah Swt.

6 Responses to "Tragedi Petasan Desa Semingkir Randudongkal Pemalang Mirip Bom"

  1. lha py wis kadung....suk meneh dibaleni ah....gak opo-opo...kan lagi 2 korbane drg sak deso. Gawe sing gede meneh apik

    ReplyDelete
  2. sampe mual perutku liat videone.....
    astaghfirullohaladzim......

    ReplyDelete
  3. innalillahi wainnailaihirojiuun...qt jadikan i'tibar

    ReplyDelete
  4. makanya Harusnya MUI mengharamkan namanya petasan , bangsa indonesia kebanyakan ngakunya miskin tapi apa coba , duit dibakar -buang buang percuma

    ReplyDelete
  5. konyol, sekecil apapun petasan tetaplah berbahaya apalagi ini segedhe gitu. PETASAN jenis apapun harusnya dilarang dinegeri ini

    ReplyDelete